{Pedangwin, atau sekarang dikenal sebagai Pusat Pengembangan Budaya, memiliki sejarah yang cukup menarik. Dulunya , institusi ini didasarkan pada era 1984 oleh pemerintah daerah Aceh , dengan visi utama untuk mengembangkan keterampilan bahasa masyarakat Gayo . Seiring waktu, Pedangwin mengalami perubahan yang cukup, termasuk perluasan kurikulum dan